Indonesia-mu

Negara Kesatuan Republik Indonesia (disingkat NKRI atau Indonesia atau Republik Indonesia atau RI) adalah negara di Asia Tenggara, melintang di khatulistiwa antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Karena letaknya yang berada di antara dua benua, dan dua samudra, ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Terdiri dari 17.508 pulau, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006, Indonesia adalah negara terpadat keempat di dunia dan negara mayoritas Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi negara ini bukan negara Islam. Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat dan presiden yang dipilih langsung. Ibukota negara ini adalah Jakarta. Indonesia berbatasan dengan Malaysia di pulau Kalimantan, berbatasan dengan Papua Nugini di pulau Papua dan berbatasan dengan Timor Leste di pulau Timor.

Presiden

Indonesia meraih kemerdekaan dari tangan Belanda pada tanggal 17 Agustus 1945, dimana yang menjadi presiden pertama RI adalah Ir. Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta.

Jenderal Soeharto menjadi presiden pada tahun 1967 dengan alasan untuk mengamankan negara dari ancaman komunisme. Sementara itu kondisi fisik Soekarno kini sendiri makin melemah. Setelah Soeharto berkuasa, ratusan ribu warga Indonesia yang dicurigai terlibat pihak komunis dibunuh, sementara masih banyak lagi warga Indonesia yang sedang berada di luar negeri, tidak berani kembali ke tanah air, dan akhirnya dicabut kewarganegaraannya. 32 tahun masa kekuasaan Soeharto dinamakan Orde Baru, sementara masa pemerintahan Soekarno disebut Orde Lama.

Dari 1998 hingga 2001, Indonesia mempunyai tiga presiden: Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, Abdurrahman Wahid dan Megawati Sukarnoputri. Pada tahun 2004 pemilu satu hari terbesar di dunia diadakan dan dimenangkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono.

Indonesia kini sedang mengalami masalah-masalah ekonomi, politik dan pertikaian bernuansa agama di dalam negeri, dan beberapa daerah sedang berusaha untuk mendapatkan kemerdekaan, yaitu Aceh dan Papua. Timor Timur akhirnya resmi memisahkan diri pada tahun 2002 setelah 24 tahun bersatu dengan Indonesia dan 3 tahun di bawah administrasi PBB.

Politik & Pemerintahan

Indonesia menjalankan pemerintahan republik presidensial multipartai yang demokratis. Seperti juga di negara-negara demokrasi lainnya, sistem politik di Indonesia didasarkan pada Trias Politika yaitu kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif. Kekuasaan legislatif dipegang oleh sebuah lembaga bernama Majelis Permusyawatan Rakyat (MPR) yang terdiri dari dua badan yaitu DPR yang anggota-anggotanya terdiri dari wakil-wakil Partai Politik dan DPD yang anggota-anggotanya mewakili provinsi yang ada di Indonesia. Setiap daerah diwakili oleh 4 orang yang dipilih langsung oleh rakyat di daerahnya masing-masing.

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) adalah lembaga tertinggi negara. Namun setelah amandemen ke-4 MPR bukanlah lembaga tertinggi lagi. Keanggotaan MPR berubah setelah Amandeman UUD 1945 pada periode 1999-2004. Seluruh anggota MPR adalah anggota DPR, ditambah dengan anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah).[24] Anggota DPR dan DPD dipilih melalui pemilu dan dilantik dalam masa jabatan lima tahun. Sejak 2004, MPR adalah sebuah parlemen bikameral, setelah terciptanya DPD sebagai kamar kedua. Sebelumnya, anggota MPR adalah seluruh anggota DPR ditambah utusan golongan. Anggota MPR saat terdiri dari 550 anggota DPR dan 128 anggota DPD.

Lembaga eksekutif berpusat pada presiden, wakil presiden, dan kabinet. Kabinet di Indonesia adalah Kabinet Presidensiil sehingga para menteri bertanggung jawab kepada presiden dan tidak mewakili partai politik yang ada di parlemen. Meskipun demikian, Presiden saat ini yakni Susilo Bambang Yudhoyono yang diusung oleh Partai Demokrat juga menunjuk sejumlah pemimpin Partai Politik untuk duduk di kabinetnya. Tujuannya untuk menjaga stabilitas pemerintahan mengingat kuatnya posisi lembaga legislatif di Indonesia. Namun pos-pos penting dan strategis umumnya diisi oleh Menteri tanpa portofolio partai (berasal dari seseorang yang dianggap ahli dalam bidangnya).

Lembaga Yudikatif sejak masa reformasi dan adanya amandemen UUD 1945 dijalankan oleh Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, dan Mahkamah Konstitusi, termasuk pengaturan administrasi para hakim.

Pembagian Administratif

Indonesia saat ini terdiri dalam 33 provinsi, lima diantaranya merupakan daerah istimewa. Tiap provinsi memiliki badan legislatur dan gubernur. Provinsi dibagi menjadi kabupaten dan kota, yang dibagi lagi menjadi kecamatan dan lagi menjadi kelurahan dan desa.

Provinsi Aceh, Jakarta, Yogyakarta, Papua, dan Papua Barat memiliki hak istimewa legislatur yang lebih besar dan tingkat otonomi yang lebih tinggi dari pemerintahan pusat daripada provinsi lainnya. Contohnya, pemerintahan Aceh memiliki hak untuk membentuk sistem legal sendiri; pada tahun 2003, Aceh mulai menetapkan hukum Syariah. Yogyakarta mendapatkan status Daerah Khusus sebagai pengakuan terhadap peran penting Yogyakarta dalam mendukung Indonesia selama Revolusi Indonesia. Provinsi Papua, sebelumnya disebut Irian Jaya, mendapat status otonomi khusus tahun 2001. Jakarta adalah daerah khusus ibukota negara.

Geografi

Indonesia memiliki 17.504 pulau besar dan kecil, sekitar 6000 di antaranya tidak berpenghuni[29], yang menyebar disekitar khatulistiwa, yang memberikan cuaca tropis. Posisi Indonesia terletak pada koordinat 6°LU – 11°08’LS dan dari 95°’BB – 141°45’BT serta terletak di antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia/Oseania.

Wilayah Indonesia terbentang sepanjang 3.977 mil di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Luas daratan Indonesia adalah 1.922.570 km² dan luas perairannya 3.257.483 km². Pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa, di mana setengah populasi Indonesia hidup. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa dengan luas 132.107 km², Sumatra dengan luas 473.606 km², Kalimantan dengan luas 539.460 km², Sulawesi dengan luas 189.216 km², dan Papua dengan luas 421.981 km². Batas wilayah Indonesia searah penjuru mata angin, yaitu:

  • Utara  : Negara Malaysia, Singapura, Filipina, dan Laut China Selatan
  • Selatan : Negara Australia, Timor Leste, dan Samudera Hindia
  • Barat  : Samudera Hindia
  • Timur  : Negara Papua Nugini, Timor Leste, dan Samudera Pasifik

Demografi

Menurut sensus penduduk 2000, Indonesia memiliki populasi sekitar 206 juta, dan diperkirakan pada tahun 2006 berpenduduk 222 juta. 130 juta (lebih dari 50%) tinggal di Pulau Jawa yang merupakan pulau berpenduduk terbanyak sekaligus pulau dimana ibukota Jakarta berada. Sebagian besar (95%) penduduk Indonesia adalah bangsa Melayu, dan terdapat juga kelompok-kelompok suku Melanesia, Polinesia, dan Mikronesia terutama di Indonesia bagian Timur. Banyak penduduk Indonesia yang menyatakan dirinya sebagai bagian dari kelompok suku yang lebih spesifik, yang dibagi menurut bahasa dan asal daerah, misalnya Jawa, Sunda atau Batak.

Selain itu juga ada penduduk pendatang yang jumlahnya minoritas diantaranya adalah etnis Tionghoa, India, dan Arab. Mereka sudah lama datang ke nusantara dengan jalur perdagangan sejak abad ke 8 SM dan menetap menjadi bagian dari Nusantara. Di Indonesia terdapat sekitar 4 juta populasi etnis Tionghoa. Angka ini berbeda-beda karena hanya pada tahun 1930-an terakhir kalinya pemerintah melakukan sensus dengan menggolong-golongkan masyarakat Indonesia ke dalam suku bangsa dan keturunannya.

Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 85,2% penduduk Indonesia, yang menjadikan Indonesia negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Sisanya beragama Protestan (8,9%), Katolik (3%), Hindu (1,8%), Buddha (0,8%), dan lain-lain (0,3%). Selain agama-agama tersebut, pemerintah Indonesia juga secara resmi mengakui Konghucu.

sumber : wikipedia

Demikianlah gambaran umum Indonesia kita. Sungguh negara yang sangat besar sekali dan sangat berpotensi. Berpotensi untuk dikuras dan dikorupsi maksudnya. Haks…haks..

Kita hanyalah negara yang mencoba untuk exist di bumi, artinya apa yang dilakukan Indonesia hanyalah semata-mata untuk sekedar diakui oleh dunia, bukan untuk manusia yang ada didalam negara ini.

Apa sih yang salah dari negara ini? Menurut saya cuma 1! Sumber Daya Manusianya. Event atau kejadian apa yang menjadikan kita sebagai SDM yang salah? Adalah 32 tahunnya kita dididik atau dilatih atau dipimpin oleh orang yang sama! Hanya itu. Kalau saja mendiang Soeharto hanya memimpin kita selama 5 atau 10 tahun saja, saya yakin kita tidak akan dikelilingi oleh manusia2 koruptor, licik, dan pengecut. Karena kebijakan2 setiap pemimpin pasti berbeda2. Jadi kalau pemimpin hanya memimpin paling lama hanya 2 periode, pasti akan selalu hadir perubahan yang signifikan dalam kepemimpinnya yang tentunya jg akan merubah sejarah dari negara tersebut.

Nah lo, kalo kita dipimpin lebih dari 30 tahun. Tentunya pemimpin itu juga merasa bosan dong, sehingga dia akan malas mempimpin negaranya. Sehingga akan muncul sifat egois, sombong, arogan dan menjurus diktator.

Ada pepatah bilang “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”, atau “buah apel jatuhnya tidak jauh dari pohonnya”. Apa maksudnya? Maksudnya kelakuan bawahan tidak akan jauh dari kelakuan pemimpinnya. Bawahan disini maksudnya aparat2 pemerintahan dibawah seorang pemimpin negara. Mereka pasti meniru gaya kepemimpinan pemimpinnya donk. Inilah yang sangat sulit diberantas. Kendalanya banyak? Pertama, sifat yang sudah mendarah daging, karena sudah  dipimpin lebih dari 30 tahun yg lalu. Kedua, Pemimpin skrng masih didikan dari pemimpin yang lama. Ketiga, susah mencari pemimpin yang belum terkontaminasi sifat pemimpin lama. Keempat, Negara ini terlalu besar dan banyak pulaunya. Betapa sulitnya mengatur manusia2 di banyak pulau di negara ini.

Wuih! Beratnya menjadi seorang pemimpin. Tapi, ya itulah tugasnya seorang pemimpin. Siapapun yg jadi pemimpin negara ini nantinya, buatlah negara ini menjadi negara yang selayaknya. Kami sebagai masyarakatnya hanya bisa melihat, dan mengkritik.

Salam demi kebenaran

9 Komentar Add your own

  • 1. Loveblog  |  Oktober 21, 2008 pukul 10:10 am

    Thanks for visiting my blog. Yours is pretty interesting too!

    Balas
  • 2. stenlymandagi  |  Desember 1, 2008 pukul 4:19 pm

    sepertinya saya harus jujur bahwa saya bangga mempunyai negara yg disebut Indonesia. My country is the best.
    Terbaik sebagai negara terkorup di dunia…. (udah rangking berapa ya sekarang)

    Balas
  • 3. cs@emeralrugcarpet.com  |  Februari 27, 2012 pukul 4:22 pm

    aku bangga menjadi orang INDONESIA.

    Balas
  • 4. Debora  |  Februari 2, 2013 pukul 10:23 am

    Bangga sih tapi rugi

    Balas
  • 5. Dhini  |  Februari 15, 2013 pukul 5:10 pm

    ahh bagaimana negara kita mau maju berkembang ,kalau negara nya banyak yg korupsi ?.

    Balas
  • 6. Kiki  |  Maret 22, 2013 pukul 5:24 pm

    Makasiih ya buat informasinya ! ^_^

    Balas
  • 7. daru  |  April 8, 2014 pukul 7:54 am

    jaman soeharto sebenarnya lebih parah bos!! jaman dia bantuan luar negri bocor 30% ..media gak bebas membuat berita ttg bisnis kroni,keluarganya..liat freeport,bppc,mark up proyek,,semua murah termasuk nyawa manusia…PBB membuat rangking dia presiden tekaya dan terkorup didunia sampai skrg!! indonesia akan mulai benar dan jaya 32 thn kemudian sejak 1998 yaitu 2030 karena 32 thn dia berkuasa blm menciptakan keadilan,kmakmuran bagi rakyatnya!yang ada hanya kekuatan militer utk kepentingan kekuasaan!

    Balas
  • 8. Hosea  |  Mei 4, 2015 pukul 7:25 pm

    harus di detail lagi tentang wilayah indonesia !

    Balas
  • 9. Anonim  |  Februari 1, 2016 pukul 7:38 pm

    Jawaban aku salah

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


%d blogger menyukai ini: