Pertarungan Pemilu 2009 Dimulai!

Agustus 20, 2008 at 3:57 pm Tinggalkan komentar

Akhirnya pertarungan partai2 dalam memperebutkan kursi2 legislatif pada Pemilu 2009 sudah dimulai dari tadi malam pukul 00.00. Penutupan pendaftaran calon legislatif dari partai2 peserta Pemilu 2009 berarti menandakan pertarungan sudah dimulai. Tidak boleh santai lagi, gontok2an pastinya sudah dimulai. Kucuran2 dana pemilu dari calon2 anggota legislatif dari partai yang diikutinya sudah mengalir. Wah, gila deh kepala ini pokoknya. Masalah bangsa ini makin terpinggirkan dengan semakin dekatnya Pemilu 2009.

Sebelumnya, Partai-partai peserta pemilu 2009 bertambah 4 yaitu Partai Buruh, Partai Persatuan Nahdatul Ummah Indonesia, Partai Merdeka, dan Partai Sarikat Indonesia. Sehingga total jumlah partai peserta pemilu adalah 38 partai. Semakin ramai dan semakin pusing. Pusingnya ya melihat gambar logo-logo partai yang berwarna warni itu.

Ada catatan menarik yang bisa saya tulis disini yang selalu menjadi dinamika politik praktis di Indonesia:

  1. Asal muasal Caleg, atau bahasa resminya Curiculum Vitae si Caleg. Masih banyak caleg yang mempunyai sejarah yang belum oke. Baik itu kelakuannya, ataupun pendidikannya. Seyogyanya untuk menjadi calon legislatif yang akan duduk di Dewan Perwakilan Rakyat haruslah mempunyai kelakuan yang cakap, pendidikannya juga harus mumpuni. Ya iya dong, dia kan kerjanya mikirin rakyat. Jadi dia haruslah cerdas agar tidak pusing mikirin rakyatnya. Kita aja yang kerjanya di perusahaan harus minimal tamatan S1, masak calon anggota dewan tamatannya SMP atau SMA kayak Ketua DPR kita sekarang yang katanya kuliah kedokteran tapi gak tamat. Halah! bilang aja tamat SMA kok repot.
  2. Partai yang berkepengurusan ganda. Wah, gimana mau maju perang kalo di dalam tubuh partainya sendiri gontok-gontokan, diantaranya yakni Partai Kebangkitan Bangsa ada kubu Gus Dur dan kubu Muhaimin, PNI Marhaenisme, dan Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Tapi cerita yang lebih seru dan panas adalah konflik di dalam tubuh PKB. Kondisi ini cukup mewakili bahwasannya Partai-partai di Indonesia tidaklah cukup dewasa dalam menyelesaikan konflik intern nya, juga sifat rakus atau tamak untuk menguasai kursi panas di legislatif.
  3. Tidak kompaknya badan-badan tinggi negeri ini. Disini saya menyoroti tidak sejalannya KPU dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dimana sebelumnya KPU telah menetapkan 34 Partai yang lolos, tapi kemudian PTUN mensahkan gugatan 4 partai yang sebelumnya tidak lolos menjadi lolos. Sebenarnya siapa sih yang mempunyai kewenangan menetapkan partai yang lolos verifikasi. KPU atau PTUN. Sebenarnya KPU tau gak sih syarat-syarat untuk partai-partai yang berhak mengikuti Pemilu. Atau malah sebenarnya PTUN yang mungkin menerima suap dari partai-partai yang menggugat untuk memperjuangkan gugatan partai tersebut.
  4. Tren baru artis jadi Caleg. Nah fenomena yang satu ini nih aku gak habis pikir. Untuk apalah partai-partai menggaet artis untuk jadi calon legislatif. Apa mereka mau membuat dunia politik ini menjadi dunia sandiwara atau dunia ketoprak humor?? Kalau satu atau dua orang okelah, tapi itupun haruslah yang berkompeten di bidangnya dan otaknya “berisi”. Marissa Haque okelah, Nurul Arifin yang menurut saya dulu tidak pantas sekarang lumayanlah karena pengalamannya, mendiang Sophan Sophiaan paling oke di mata saya. Tapi coba bayangkan nama-nama seperti Eko Patrio, Cahyono, Wulan Guritno, Derry Drajat atau Rike Dyah Pitaloka. Kalau menurut kacamata saya, ada dua sebab banyak partai yang menggandeng artis untuk menjadi calegnya: satu, meningkatkan popularitas partainya karena image-nya sedang jeblok. Kedua, si artisnya yang tamak yang hanya untuk memperkaya dirinya sendiri, bukan untuk memikirkan rakyat. Dapat ilmu darimana artis-artis itu untuk memikirkan kesejahteraan rakyat. Ilmu Negara, ilmu politik, ilmu sosial gak ada mereka pelajari di dunia keartisan mereka. Gak ada! Kuliah aja kagak!

Mari kita lihat panggung sandiwara negara kita. Akankah negara ini semakin makmur dan sejahtera? Semoga saja IYA jawabannya.

 

Salam Demi Kebenaran.

Entry filed under: I'm very hate my country, Politik. Tags: , , , .

Merdeka Negaraku! Daftar 52 anggota Komisi IX DPR RI 1999-2004

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Add to Technorati Favorites

RSS Info terbaru Lowongan Kerja

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Chat me & See me at :

i_hate_mycountry@yahoo.com ihatemycountry@gmail.com Also_my_blog: ihatemycountry.com
Agustus 2008
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

RSS Si DaGu

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

My Blog Rank

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Directory of General Blogs Personal Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Statistik Blog

  • 130,513 pukulan
online counter

Peta Pengunjung

Visitors

SEO Stat

Feeds

Members Of: