Posts filed under 'I'm not hate my family'
My Little Angel, 1 Year Timeline
2 Desember 2007 – 2 Desember 2008
Happy birthday my little angle. Semoga kamu selalu menyinari dunia.
1 comment Desember 2, 2008
Si Retno nih makin gemesin aja
Minggu kemarin, hari rabu tgl 4 Nov 08 aku berangkat ke Jakarta, ada urusan dinas sih. Untuk pertamakalinya aku ngajak si Retno. Ngajak si Retno pasti ngajak bundanya juga dong. Alhamdulillah, di pesawat my little angel ku ini gak nyusahin. Tidur mulu. Waktu pulangnya juga gitu.
Nginapnya di Hotel Sultan, itu tuh tempat si BCL ngadain resepsi pernikahan. Sayangnya aku pulangnya tanggal 8 Nov, sedangkan dia resepsinya tgl 9. Sempat juga seh ngeliat dia sama si Malingsia itu wara-wiri di resepsionis dua hari sebelumnya. Kayaknya mau ngurusin masalah resepsi mereka geto. Ah, tapi bukan urusan ku pulak itu. Biasalah artis, paling ntar setahun atau dua tahun lagi cerai.
Nah, kembali ke retno. Mukanya si Retno itu imut banget (narsis sama anak sendiri boleh kan?). Jadi tanganku ini selalu gatal pengen photo-in dia terus. Ini beberapa hasil jepretanku selama di Jakarta :
Add comment November 13, 2008
Isi RUU Anti Pornografi yang disetujui untuk disahkan menjadi Undang-Undang
Rancangan Undang-undang Anti Pornografi dan Pornoaksi akhirnya disetujui untuk disahkan menjadi Undang-undang. Walaupun diwarnai oleh walkout Fraksi PDIP dan Fraksi PDS, tapi tetap saja kehadiran mereka dianggap sah. Maka jadilah Rancangan Undang-undang ini akan disahkan menjadi Undang-undang.
Kecewa? Bagiku, bisa iya bisa tidak.
Tidak kecewanya, mudah-mudahan undang-undang ini nantinya akan membuat rakyat Indonesia menjadi lebih takut dan waspada dalam berperilaku hal seksualitas. Ya contoh kecilnya buka-buka situs porno jadi takut, lebih berhati-hati kalo lagi clubbing atau karaokean, atau bahkan lebih takut untuk melakukan one night seks atau lebih parah lagi one hour seks! Haks…haks… Gawatlah temanku itu.
Kecewanya… Buanyaaaaaakkkk. Kalo boleh saya sebutin beberapa:
1. Kebebasan dalam segala hal akan terbatas. Contoh paling besarnya adalah seni. Seni itu Universal, tak terbatas ruang dan waktu dan bahkan aturan. Gimana orang mau nari kalo tiba-tiba aja diusir karena dianggap terlalu sensualitas. Gimana orang melukis kalo lukisannya dianggap cabul, padahal disitulah letak nilai seninya. Gimana orang mau nyanyi kalo nyanyinya cuma berdiri aja takut mengundang birahi yang menonton.
2. Semakin gak jelas penegakan hukumnya. Abis, siapa coba aparat yang bertanggung jawab atas pemberantasan pornografi dan pornoaksi ini. Polisi bukan, pamong praja gak, apa camat, lurah, atau siapa kek? Gak jelas kan. Takutnya nanti terjadi kesimpangsiuran atas siapa yang bertanggung jawab. Takutnya lagi nanti akan sering terjadi pemerasan di sana sini karena semua mengaku bisa menindak orang-orang yang terlibat kejahatan pornoaksi dan pornografi. Contoh lucunya, masak inang-inang mau pergi ke pasar yang biasanya pake kutang aja bisa ditangkap. Lucu kan??
3. Trus, gimana nasib bule-bule atau wisatawan yang datang ke Indonesia. Jelas-jelas mereka lebih bebas dalam berpakaian dan berekspresi dibandingkan orang Indonesia. Apa mereka wajib kita tangkap. Gile lu pade. Mau kemana pendapatan negara ini.
4. Negara ini bukan negara Islam. Walaupun aku seorang islam. Tapi aku masih Islam moderat. Mungkin aku lebih tenggang rasa dan toleransi dalam menyikapi hubungan dengan sesama manusia manapun. Jadi gimana dengan agama atau kebudayaan yang memang lebih bebas dalam berekspresi. Seperti suku Papua yang masih pake Koteka atau bahkan bugil! Tangkepin aja mereka semua, suruh aja pake baju. Atau budaya orang jawa atau bali yang masih pake kemben. Bagi aku pake kemben bisa menyebabkan birahi. Jadi aku bisa nangkepin mereka dong. Ya gak Mungkin kan!
Susah deh pokoknya menanggapi dan menyikapi persoalan Undang-undang Anti Pornografi ini. Bakalan lebih banyak lagi kontroversi yang akan terjadi ke depannya.
Berikut adalah isi dari Rancangan UU tersebut yang siap disahkan menjadi Undang-Undang :
9 comments Oktober 30, 2008
Ultah Istriku yang ke 27
Hari ini, 21 Oktober 2008, istriku Dhosy Okvita berulang tahun. Genaplah usianya menjadi 27 tahun. Istriku lebih tua 1 tahun dibanding aku. Tapi umur bukanlah suatu masalah. Yang penting bagaimana kita menempatkan diri sebagai seorang suami sehingga istri tetap bisa menghargai dan menghormati suaminya.
Tidak ada kejutan yang istimewa yang aku berikan. Hanya kecupan kecil dan ucapan selamat ulang tahun aku berikan dini hari tadi jam 01:00. Telat 1 jam dari jam 00:00. Abis ketiduran sih. Ha…ha…ha… But, nevermind, yang penting kita gak lupa.
Nanti malam, rencananya aku akan mengajak istri dan anakku makan malam. Rencananya aku juga akan mengundang orangtuaku dan salah satu tetangga yang sangat baik dengan keluarga kami.
Selamat ulang tahun ya Istriku, semoga kamu tetap menjadi istri yang setia bagi suami dan anaknya, pengayom yang baik dan pengharum bagi keluarga. Semoga umurmu selalu berkah. Semoga selalu sukses dalam segala hal. Amin.
Add comment Oktober 21, 2008
Tambah satu usiaku
Seperti doa2 orang yang berulang tahun, aku juga memanjatkan doa yang baik kepada Yang Maha Kuasa. Aku berdoa di hari ulang tahunku, semakin bertambah usiaku, semakin bertambah matang juga pemikiran ku. Semoga umurku semakin berkah. Semoga aku bisa menjadi suami yang lebih baik bagi Istri dan Anakku. Dan semoga aku bisa menjadi manusia yang lebih bermanfaat lagi bagi manusia lainnya.
Ada kejutan kecil tadi malam yang dibuat Istriku. Sebuah kue black forrest menghiasi malam tidurku. Kecil memang kuenya, dan waktunya lewat 30 menit dari jam 00:00, tapi itu sudah cukup membuktikan bahwa istriku sangat perhatian dan peduli denganku. He…he…
Terima kasih ya Allah, terima kasih Istriku, terima kasih anak ku.
Add comment September 23, 2008





























